Inspirasi Bisnis Paling Manjur Ternyata di Sekitar Kita

Inspirasi Bisnis biasanya di Sekitar Kita

Inspirasi Bisnis Paling Manjur Ternyata di Sekitar Kita- Setiap orang pasti membutuhkan ispirasi, termasuk dalam bisnis. Kita boleh saja menjadikan apapun atau siapapun sebagai inspirasi bisnis kita. Tujuannya selain menjadi contoh dan pedoman, juga bisa kita jadikan sebagai penyemangat dalam mengembangkan bisinis yang kita rintis. Inspirasi bisnis bisa datang dari mana saja, mulai dari tokoh pengusaha terkenal, konsultan bisnis, atau bahkan dari teman kita yang sudah sukses. Inspirasi bisnis itu tentang rasa, rasa yang membuat kita terus terpacu untuk selalu berupaya menjalankan bisnis kita sebaik mungkin. Sebagai contoh, saya akan mengambil pengalaman saya sendiri untuk menunjukan kepada anda, batapa inspirasi bisnis itu sangat penting.

Kisah tentang Yoga Wanto

Inspirasi bisnis saya itu bernama Yoga Wanto Ariwibowo, atau yang lebih akrab disapa Wanto. Mahasiswa jurusan S1 Ilmu Kelautan angkatan 2012 tersebut merupakan teman satu organisasi saya yang bergerak dibidang marketing. Berbeda dengan saya yang memang dari jurusan Ilmu Bisnis, jurusan Wanto terlihat aneh ketika bergabung dalam organisasi yang bergerak di bidang marketing ini. Dampaknya terlihat jelas, ketika ia diberikan tugas-tugas terkait marketing Wanto kesulitan mengerjakannya. Namun itu hanya soal waktu, kemampuan Wanto berkembang pesat.

Namun entah apa pasalnya, di tahun kedua wanto tidak lanjut. Katanya dia ingin fokus kuliah, namun sebagai teman baiknya, saya tahu alasan sebenarnya. Wanto ingin membuka bisnis. Pertama kali saya ketahui, Wanto ternyata membuka rental barang-barang elektronik. Sebagai modal awal, ia mengorbankan kameranya untuk disewakan.

Kelanjutan Prospek Usaha yang Cerah

Usaha Wanto berkembang stabil. Kamera D-SLR miliknya laris disewa teman-teman mahasiswanya untuk dokumentasi acara. Selain karena tarifnya yang murah, menyewa di tempat wanto tidak membutuhkan persyaratan yang ribet. Kita hanya perlu meninggalkan KTM(Kartu tanda mahasiswa) untuk membawa kameranya. Saya tahu karena pernah menyewa kameranya untuk dokumentasi acara seminar marketing yang diselenggarakan organisasi saya.

Tepat ketika yudisium semester 6, dia membeli sebuah barang elektronik baru, yaitu sound sistem. Strateginya berhasil, sound sistem sangat dibutuhkan mahasiswa untuk acara-acara seperti seminar, pengajian, ataupun konser. Keuntungan Wanto pun meningkat drastis, sehingga ia berniat melengkapi lagi koleksi peralatanya.

Tahun 2016, zaman OA Line sedang jaya-jayanya, Wanto pun membuat OA Line untuk mengenalkan usahanya ke lingkup mahasiswa yang semakin luas. Ia meminta teman-temannya termasuk saya waktu itu, untuk like dan share akunnya. Selain itu, wanto juga memiliki cara yang bagus untuk mempromosikan akun OAnya. Dia memberikan diskon 15% penyewaan bagi mahasiswa yang like dan share akun tersebut minimal ke tiga grup berbeda. Dengan bukti screen shot yang ditunjukan kepada Wanto, mahasiswa tersebut akan mendapatkan diskonnya.

Perpisahan

Namun sayangnya, di tahun 2016 tersebut, kami sudah menjadi mahasiswa akhir yang pasti disibukkan dengan skripsi. Wanto yang sedang fokus-fokusnya pada usahanya, harus memilih antara kuliahnya atau usahanya. Ternyata Wanto memilih usahanya. Saya sebagai sahabatnya mengerti, kenapa dia memilih usahanya. Waktu itu, usahanya sedang naik daun, dan jika ditinggal begitu saja, akan sangat sulit untuk seperti itu lagi. Akibatnya jelas, dia lulus lebih lambat dibandingkan saya.

Di akhir tahun 2016, waktu itu saya sudah wisuda, usaha wanto berubah menjadi bisnis besar. Ia bahkan bisa menyewa sebuah ruko untuk wadah bisnisnya. Ia juga memiliki beberapa karyawan yang mempermudah pekerjaannya, bahkan ia bisa memulai fokus menata kembali kuliahnya dan memulai skripsinya.

Hadiah yang Luar Biasa

Wanto adalah inspirasi bisnis saya. Dia memulai bisnisnya benar-benar dari bawah. Dia berani mengorbankan barang yang dimilikinya untuk mengasilkan sesuatu yang lebih lagi. Dia adalah orang yang pantang menyerah, tekun, dan disiplin. Saya tahu karena saya tinggal seatap dengannya di satu kost.

Kemudian ketika wisuda, dia menghadiahi saya sesuatu yang tidak terduga. Hanya sebuah link, namun bukan link biasa. Wanto tahu, saya mendapat beasiswa S2, sehingga simpanan uang yang yang seharusnya untuk biaya studi tersebut menjadi saldo. Oleh karena itu, dia ingin saya memanfaatkannya untuk mendapat uang lebih.

Link itu adalah Investasi STASASHI yang dimana program nya di cetuskan oleh perusahaan IT perusahaan yang bergerak dibidang bisnis online bernama STAR SHARE. Dengan menanamkan modal di STAR SHARE, kita otomatis mendapatkan pemasukan setiap bulan dari sana. Ternyata selama ini, saya belum sangat mengenal Wanto. Pemasukan yang ia dapat ternyata bukan hanya dari bisnisnya saja, melainkan hasil berinvestasi di STAR SHARE juga.

Saya percaya dengan Wanto. Dia adalah inspirasi bisnis saya. Maka semenjak saat itu, saya berinvestasi di dalam program Investasi STASASHI. Tidak ada masalah sampai sejauh ini, pembayarannya selalu meningkat dan tepat waktu. Kini saya cukup fokus dengan studi S2 saya, dan seperti kata para konsultan keuangan, “jangan bekerja untuk mencari uang, biarkan uang bekerja untuk anda”. Itu saya dapatkan di STAR SHARE, tidakkah anda tertarik?.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *